Lumajang, 27 Juli 2025 - Upaya mewujudkan desa yang bersih dan mandiri dalam pengelolaan sampah terus digalakkan. Kali ini, langkah nyata datang dari kegiatan mahasiswa KKN Kolaboratif Universitas Jember 2025 yang melakukan pengabdian masyarakat di Desa Jarit, Kabupaten Lumajang. Dengan semangat membangun lingkungan berkelanjutan, mereka merancang desain incinerator sebagai solusi pembakaran sampah yang ramah lingkungan.
Pembuatan Rancangan Awal Desain Incinerator.
Pada Jumat, 25 Juli 2025, tim mahasiswa mempresentasikan desain rancangan awal incinerator kepada pihak desa. Meskipun masih berupa rancangan konseptual, perangkat desa menyambut hangat inisiatif tersebut. Rancangan ini nantinya akan dikembangkan dan direalisasikan oleh pihak desa berdasarkan desain teknis yang telah disiapkan mahasiswa.
Bu Nina, selaku Sekretaris Desa Jarit, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif tersebut.
“Saya selaku perwakilan desa berterima kasih banyak loh, Kak, karena ini jelas akan sangat bermanfaat bagi desa kami,” ujar Bu Nina dengan semangat.
Diskusi Rancangan Awal Desain Incinerator yang Telah Dibuat Bersama Pihak Desa Jarit, Lumajang.
Tidak hanya fokus pada aspek teknis, mahasiswa juga turut menggugah kesadaran generasi muda terkait pentingnya pengelolaan sampah dengan melakukan sosialisasi edukatif tentang kepedulian terhadap sampah. Pada Kamis, 24 Juli 2025, tim menuju SDN Jarit 01 untuk survei lapangan dan izin resmi kepada pihak sekolah.
Respons sekolah sangat positif. Bu Anik, selaku kepala sekolah dan guru-guru menyambut program tersebut dengan tangan terbuka, sementara para siswa tampak antusias akan kedatangan mahasiswa dan bersemangat untuk mau mengikuti kegiatan yang akan dilakukan nantinya.
Survey dan Diskusi Bersama SDN Jarit 01 Mengenai Rencana Kegiatan Peduli Sampah.
Dengan dua pendekatan, teknis dan edukatif, kegiatan ini menjadi bagian dari visi besar menjadikan Desa Jarit sebagai Desa Mandiri Sampah. Langkah kecil yang diambil hari ini diharapkan mampu menumbuhkan budaya sadar lingkungan dalam jangka panjang.
“Desa yang bersih bukan sekadar impian, tetapi cita-cita bersama yang bisa kita wujudkan jika semua pihak ikut ambil bagian,” ungkap Abelino, Ketua Koordinator KKN Kolaboratif Universitas Jember 2025 Di Desa Jarit.
Upaya ini menjadi contoh kolaborasi antara generasi muda dan masyarakat desa dalam menciptakan perubahan nyata, berangkat dari ide dan kepedulian akan lingkungan.
Copyright © 2020 Diskominfo Kab. Lumajang - Dibuat dengan penuh